Kategori

Candi Kedulan

Candi Kedulan - Alas Candi Mungkin bayangan anda saat hendak berkunjung ke Candi Kedulan adalah sebuah candi kuno yang masih berdiri kokoh. Sayangnya keindahan Candi Kedulan belum bisa dinikmati seutuhnya sebab saat ini, candi yang terletak di Dusun Kedulan, Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DIY ini masih dalam tahap rekonstruksi.

Di tengah-tengah cekungan tanah yang cukup luas hanya nampak bagian kaki Candi Kedulan. Sementara bagian lainnya yakni tubuh dan atap candi sengaja ditempatkan di sisi lain areal candi ini. Bagian tubuh dan atap Candi Kedulan kondisinya sudah tidak utuh lagi sehingga memerlukan waktu untuk menyusun kembali batu-batuan candi yang sudah lepas agar sesuai dengan desain aslinya.

Pada 24 September 1993, Candi Kedulan ditemukan dalam keadaan runtuh dan terbenam oleh lahar vulkanik dan sedimen setebal 8 m yang tersusun atas 15 lapisan sedimen. Saat itu, penambang pasir sedang menggali tanah untuk tanah urug, selanjutnya pada kedalaman kurang lebih 3 meter terlihat susunan batu-batu candi. Dari lokasi ini ditemukan Prasasti Sumundul dan Prasasti Panangaran. Tulisan dalam kedua prasasti itu memakai huruf serta bahasa jawa kuno berangka tahun 791 Çaka atau 869 M yang sekaligus dijadikan perkiraan waktu pendirian Candi Kedulan. Secara garis besar isi prasasti adalah adanya sebuah dawuhan (dam) yang dipergunakan oleh masyarakat dari dua desa yakni Panangaran dan Parhyangan serta kewajiban membayar pajak.

Candi Kedulan - Atap Candi Dari hasil rekonstruksi diketahui bahwa bangunan Candi Kedulan mempunyai sebuah candi induk berdenah bujur sangkar dan tiga buah candi perwara di sisi timur candi induk. Diperkirakan candi ini memiliki pagar halaman I dan II, namun sampai sekarang baru ditemukan pagar halaman I di sisi utara-selatan. Candi induk mempunyai ukuran lebih kecil dari kaki candi yaitu 4 x 4 m. Tubuh candi mempunyai bilik yang berisi lingga dan yoni dengan pintu masuk di sebelah timur. Sedangkan pada kanan kiri pintu masuk terdapat relung berisi Arca Mahakala dan Nandiswara. Cerat yoni mengarah ke utara dan pada dinding utara di bawah relung ditemukan lubang (saluran air) menuju selasar.

Candi Kedulan - Tubuh Candi Meskipun bagian tubuh dan atap candi yang belatar belakang agama Hindu ini belum selesai disusun, namun Candi Kedulan tetap menarik untuk dikunjungi. Tak seperti umumnya candi lain yang didirikan di atas bukit, candi ini justru berada di bawah permukaan tanah dengan kedalaman kurang lebih 8 m. Keadaan seperti ini mengingatkan akan Candi Sambisari yang juga berada di bawah permukaan tanah. Jika kelak Candi Kedulan telah dipugar pastilah candi ini terlihat sangat cantik. Sebab selain letaknya yang unik, candi ini memiliki relief-relief yang sangat indah. Selain berhiaskan kala makara dan dewa-dewa, dari batuan-batuan yang belum selesai disusun ini kita dapat melihat relief semacam motif batik yang nampak dikerjakan dengan sangat detail.

Jam buka : Setiap hari, pukul 09.00 – 17.00 WIB
Harga tiket masuk : gratis

Bookmark and Share

Related Posts :

No related posts.

3 comments to Candi Kedulan

Tinggalkan Balasan

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>